Konversi energi terbagi atas dua macam, yaitu energi

Konversi Energi Gerak Menjadi Energi Listrik

Energi
adalah suatu kemampuan yang dilakukan oleh suatu benda atau seseorang demi
melaksanakan sebuah usaha atau gerak. Semua makhluk yang ada di permukaan bumi
mempunyai energi. Contohnya saja manusia, sepeda motor, sepeda, mobil, dan
bahkan air, matahari, serta hewan pun mempunyai energi. Dalam konteks IPA,
seluruh benda yang mengalami gerak dikarenakan oleh adanya suatu gaya sehingga
dapat dikatakan bahwa benda tesebut sedang melakukan kerja. Manusia yang sedang
memindahkan barang pun memerlukan gaya, karena manusia mempunyai energi.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Energi
memiliki bentuk yang bermacam – macam. Secara garis besarnya, energi terbagi
atas dua macam, yaitu energi kinetik dan energi potensial. Dalam hal energi
kinetik, dibagi lagi menjadi energi magnet, energi listrik, energi panas dan
energi mekanik. Dalam hal energi potensial dibagi lagi menjadi energi nuklir,
energi kimia, energi elastis dan energi gravitasi.

            Dari bermacam – macam nya bentuk
energi, energi dapat pula dikonversikan dari bentuk energi satu ke energi
lainnya. Pengertian dari konversi ini sendiri adalah perubahan dari suatu
bentuk energi menjadi bentuk energi lainnuya. Salah satu energi yang dapat
dikonversikan adalah energi gerak (kinetik) menjadi energi listrik. Contoh nya
pada dinamo sepeda. Gerak yang diberikan menjadikan dinamo sepeda tersebut
menghasilkan listrik.

            Dinamo sepeda adalah sebuah
generator kecil yang mampu menghasilkan listrik yang kecil juga. Prinsip kerja
pada dinamo sepeda yakni perubahan dari energi gerak menjadi energi listrik.
Kecepatan dari roda sepeda tersebut berputar mempengaruhi terang atau tidak nya
nyala lampu depan dan lampu belakang juga mengakibatkan kekuatan arus listrik
nya. Semakin cepat gerak dari roda sepedanya, semakin terang nyala lampu nya
dan semakin kuat juga arus it=strik nya. Begitu juga sebaliknya. Saat roda
sepeda berputar dan dinamo akan ikut berputar menyebabkan roda tersebut akan
memutar magnet , biasanya dinamo tersebut mampu menghasilan tegangan mulai dari
6 volt hingga 12 volt. Hal ini tentu mampu menjadikan kita bersepeda lebih
mudah di malam hari.

            Berdasarkan dari arus listrik yang
dapat dihasilkan, generator terbagi atas dua macam, yakni generator DC dan generator
AC. Generator DC yaitu generator yang arah arus nya adalah searah. Generator DC
terbagi atas berbagai macam berdasarkan pada penguat eksitasinya terhadap
jangkar (anker) diantaranya yaitu generator shunt, generator penguat terpisah, serta
generator kompon.  Sedangkan generator AC
yaitu generator yang arah arus nya bolak-balik serta berfungsi untuk mengubah
energi mekanik menjadi energi listrik bolak-balik. Hal ini disebut juga
alternator, generator sinkron, atau generator AC.

            Generator DC dan AC terdiri atas dua
bagian, yakni stator dan rotor. Maksud dari stator yaitu adalah bagian
yang diam yang terdapat pada mesin dan stator ini sendiri terdiri dari sikat
arang, belitan stator, rangka motor, bearing dan juga ada terminal box.
Sedangkan maksud dari rotor yakni adalah bagian yang berputar yang ada pada
mesin generator dan rotor ini sendiri terdiri dari beberapa komponen seperti
belitan rotor, kipas rotor, komutator serta ada juga poros rotor.

            Kerja dari generator AC berdasarkan
pada prinsip induksi elektromagnetik. Putaran medan magnetik pada kumparan
jangkar pada keadaan diam akan membangkitkan tegangan bolak-balik. Pada hal
tersebut kumparan medan berada di bagian yang sama dengan rotor generator.

           

Prinsip
kerja dari generator DC hampir sama degan generator AC. Bedanya pada generator
DC menggunakan cincin belah yang biasanya disebut komutator pada bagian
outputnya. Komutator tersebut mengakibatkan arus listrik induksi yang mengalir
menuju rangkaian listrik berbentuk arus listrik searah walaupun kumparan
didalamnya menghasilkan arus bolak-balik.