BUILDING dijadikan sebagai destinasi wisata bagi orang –

BUILDING TOURISM BUSINESS

(Memanfaatkan Destinasi Wisata Sukabumi Untuk
Membangun Bisnis Travel)

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Naufal Rizkyana Yusuf

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas
Komputer Indonesia

Email: [email protected]

Abstract

In
today’s era, a lot of tour service business grown up everywhere by relying on
different promotions form every tour service because indeed in today’s term of
traveling is often useful for some people who really like to travel to someplace.
By looking at the phenomenon many emerging tourism business that provides tour
and traveling services, therefore the tour and traveling business that provides
new destinations can be used as a weapon to compete with other tour and
traveling services companies

 

Keywords: Tourism,
Business, Promotion, Service

1.      PENDAHULUAN

 

1.     
Latar
Belakang

Indonesia
merupakan negara yang memiliki banyak pulau dan berpotensi untuk dijadikan
sebagai destinasi wisata bagi orang – orang. Seiring dengan banyaknya destinasi
– destinasi  wisata yang ada di Indonesia
membuat orang – orang memanfaatkan destinasi wisata tersebut dengan membuat
sebuah jasa tour and travelling yang dimana jasa tersebut
dapat memudahkan orang – orang untuk pergi ke suatu tempat dengan menawarkan
berbagai macam paket liburan didalamnya, mulai dari menawarkan paket liburan ke
tempat destinasi wisata dengan harga yang murah dan lain – lain.

 Berbagai jenis perusahaan jasa tour and travelling semakin banyak di
Indonesia ada yang memang sudah terstruktur dan terorganisir dan ada pula yang
memang baru merintis dalam usaha tour and
travelling karena memanfaatkan potensi – potensi wisata di suatu daerah
yang belum diketahui oleh banyak orang. Dengan banyaknya perusahaan besar yang memang
sudah terorganisir dan terstruktur tentu itu akan menjadi suatu hambatan bagi
perusahaan baru yang bergerak di jasa tour
and travelling ini karena pada
dasarnya orang – orang memilih jasa tour
and travelling ditentukan oleh terstrukturnya atau seberapa profesionalnya
jasa tour and travelling yang disediakan
oleh suatu perusahaan.

Maka
dari itu didalam suatu usaha tour and
travelling harus memiliki ciri khas yang menjual sehingga calon konsumen
tertarik menggunakan jasa tour and
travelling kita seperti destinasi – destinasi berbeda yang menarik yang
dapat ditawarkan oleh suatu perusahaan sehingga bisa perusahaan tour and travelling tersebut bisa
bersaing dengan perusahaan lain .

Misalnya
dengan menyediakan paket tour and travelling
ke suatu tempat yang memang belum dikenal banyak orang dengan memanfaatkan
suatu daerah yang memang memiliki potensi – potensi untuk membangun tourism business karena memang daerah
tersebut memiliki destinasi – destinasi wisata yang bagus seperti daerah Sukabumi.
Sukabumi merupakan salah satu kota yang ada didaerah Jawa Barat yang memang
memiliki banyak tempat – tempat menarik yang dapat dikunjungi namun memang
belum diketahui oleh orang – orang  seperti, pantai Pelabuhan Ratu, Pantai Ujung
Genteng, Geopark Ciletuh, Situ Gunung, Curug Cikaso, dan masih banyak lagi.
Tentu ini dapat dimanfaatkan oleh kita untuk membangun suatu perusahaan jasa tour and travelling dan menjadikan
tempat tersebut sebagai destinasi dari jasa tour
and travelling kita. Ini bisa menjadi nilai jual yang berbeda untuk bersaing
dengan jasa tour and travelling lainnya.

Karena
memang dizaman sekarang istilah travelling
memang sering digunakan bagi sebagian orang yang memang suka berpergian ke
suatu tempat. Dengan adanya tourism
business yang menyediakan jasa tour
and travelling, maka dari itu bisnis tour
and travelling yang menyediakan destinasi – destinasi  baru dapat dijadikan sebagai senjata untuk
bersaing dengan perusahaan jasa tour and
travelling  lainnya.

Tujuan
dan Rencana yang harus dilakukan seperti memanfaatkan suatu tempat yang memang
belum diketahui oleh banyak publik dapat membantu kita untuk membuka usaha tourism business. Sekaligus ikut serta
dalam mengembangkan daerah tersebut untuk maju. Karena suatu usaha tourism business dibilang sudah berjalan
secara profesional yaitu ditandai dengan adanya customer yang memang menggunakan jasa tersebut. Maka dari itu para
pelaku perintis bisnis tourism business
harus mulai menetapkan business plan agar
para calon konsumen dari jasa tour and
travelling tersebut dapat mempercayai kita sebagai pilihan jasa tour and travelling mereka.

Salah
satu rencana awal yang harus dilakukan adalah dengan merekrut SDM atau pegawai
yang memang sudah ahli dibidang jasa tour
and travelling agar bisnis tersebut berjalan dengan baik, selain merekrut SDM
yang ahli dibidang jasa tour and
travelling tentu kita pun harus merekrut SDM yang ahli dibidang komunikasi
dan menempatkan nya di Customer Service.

Kemudian
selanjutnya yaitu dengan memasukan konten – konten yang memang berbeda dari
jasa tour and travelling lainnya dan
dijadikan sebagai ciri khas dari jasa tour
and travelling perusahaan kita untuk menarik perhatian para calon konsumen.
Misalnya dengan memasukan destinasi ke daerah yang memang belum diketahui oleh
publik namun memang memiliki destinasi wisata yang tidak kalah bagus dari
destinasi – destinasi lain yaitu Sukabumi yang ditawarkan oleh perusahaan kita.

Promosi
merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan baik oleh
perusahaan kecil maupun oleh perusahaan besar, karena jika suatu perusahaan
tidak melakukan promosi maka perusahaan itu tidak akan maju karena melalui promosi
itulah suatu perusahaan mendapatkan konsumen dan juga promosi merupakan elemen
yang sangat penting dalam suatu usaha.

Ada beberapa
strategi promosi yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mendukung bisnisnya
agar berjalan dengan baik, antara lain seperti mengandalkan media online untuk
menjalankan marketing online dengan membuat website resmi perusahaan jasa tour and travelling dan membuat akun
sosial media tentang jasa tour and
travelling perusahaan kita, kemudian memasang iklan di website – website
karena pada zaman digitalisasi orang – orang lebih sering membuka media online dibandingkan
media kontemporer, dan biayanya yang memang rendah.

Servicing atau penyediaan layanan konsumen
yang cepat untuk memberikan informasi – informasi terkait perusahaan kita
dengan cepat.

Memanfaatkan
komunikasi face to face untuk
mempromosikan perusahaan kita kepada publik, dengan memperkenalkan bisnis kita
ke rekan terdekat, keluarga, sehingga nantinya mereka akan mempromosikan
kembali bisnis kita ke orang lain.

Seperti
yang dikatakan Rob Davidson dalam bukunya yang berjudul “Business Tourism” tahun 1994 mengatakan bahwa bisnis tur
berhubungan dengan orang – orang yang berpergian dengan tujuan yang berkaitan
dengan pekerjaannya. Itu menampilkan salah satu dari wujud lama pariwisata,
seseorang telah berjalan – jalan untuk tujuan perdagangan sejak dulu.

Menurut
Institute of Tourism in Britain tahun
1976 mengatakan Pariwisata adalah kepergian orang – orang sementara dalam
jangka waktu pendek ke tempat – tempat tujuan di luar tempat tinggal dan
bekerja sehari – harinya serta kegiatan – kegiatan mereka selama berada
ditempat – tempat tujuan tersebut.

Perencanaan
merupakan proses manajemen untuk menetapkan sasaran dan tujuan organisasi dan
menentukan cara terbaik untuk mencapainya. Agar proses perencanaan berhasil
dengan baik, maka perlu dilakukan langkah – langkah  untuk proses perencanaan strategi yaitu
seperti mengembangkan Visi yang dimana visi merupakan suatu pandangan yang
realistis atas masa depan sebuah perusahaan dan didasarkan atas kondisi
internal sebuah perusahaan.

Dan
membuat Misi perusahaan atau pernyataan dari tujuan organisasi, sasaran dasar
dan filosofi – filosofi organisasi. Suatu artikulasi yang singkat tentang
mengapa organisasi tersebut ada, bagaimana memenuhi sasaran, dan prinsip –
prinsip bertahan perusahaan karena mencoba untuk menjangkau sasarannya.

Menganalisa
persaingan untuk menganalisa seberapa banyak pesaing – pesaing yang ada dipasar
yang akan kita masuki agar kita dapat bersaing dipasar itu dan menentukan arah
dan tujuan dari perusahaan agar para karyawan – karyawan memiliki pegangan
teguh terhadap arah kebijakan perusahaan dan mengetahui tujuan dari orgnasisasi
tersebut.

 

Sebagai
salah satu gaya hidup baru, travelling
atau wisata dijadikan sebagai pilihan banyak orang untuk mengisi waktu libur
mereka atau meredakan stress seseorang akibat pekerjaan nya dikantor, dengan
pergi ke tempat yang memang sudah diimpikannya sejak lama. Ini menandakan bahwa
dizaman sekarang membuka tourism business
merupakan salah satu bisnis baru yang bisa dibilang cukup menjanjikan untuk
dijalankan.

Dengan
banyaknya perusahaan yang sudah berdiri di bidang yang sama, hal yang perlu
dilakukan untuk memulai bisnis tourism
business ini adalah Perencanaan Sektor Destinasi – Destinasi dan Tujuan Secara
Rinci. Hal yang harus dicantumkan antara lain :

Paket
Tour Membuat berbagai macam paket tour dengan harga yang bermacam sehingga
dapat dijadikan sebagai pilihan bagi para calon konsumen dengan pertimbangan
seperti waktu dan harga yang harus dikeluarkan oleh calon konsumen. Misalnya :
Paket liburan Short Trip Sukabumi (2 Days) dan Long Trip Sukabumi (5 Days),
paket per orangan dan ada paket keluarga dan sebagainya.

Rincian
– rincian tempat yang akan dikunjungi oleh para calon konsumen itu sangat
penting untuk diketahui agar konsumen dapat mencari tahu terlebih dahulu
tentang destinasi tempat yang akan dikunjungi calon konsumen ini apakah memang
di inginkan oleh konsumen atau tidak, atau apakah destinasi tersebut sudah
membosankan bagi konsumen atau tidak. Maka dari itu kita harus menentukan lokasi
– lokasi yang memang tidak biasa bagi pengunjung dan memang tempatnya bagus
untuk dikunjungi serta mencantumkan ikon – ikon lain dari tempat tersebut.

Sebagai
salah satu perusahaan jasa tour and
travelling tentu mencantumkan jenis alat transportasi yang digunakan akan
membantu kita untuk menarik minat para calon konsumen. Karena seperti yang kita
ketahui perjalanan ke destinasi tujuan itu memakan waktu cukup lama maka dari
itu pemilihan alat transportasi memang mempengaruhi minat calon konsumen.
Misalnya ketika kita menjemput calon konsumen dari luar kota maupun luar
negeri, penjemputan dibandara menggunakan mobil alphard. Pada saat melakukan
trip ke Sukabumi transportasi yang akan digunakanpun yaitu Mobil Alphard.
Karena kenyamanan konsumen memang perlu diperhatikan dalam bisnis ini.

Perincian
akomodasi yang jelas dan detail yang memang sudah termasuk kedalam paket trip
dan akomodasi yang memang harus dikeluarkan oleh calon konsumen itu sendiri
harus jelas agar nantinya konsumen tidak kecewa dan komplain kepada jasa tour and travelling perusahaan kita.
Misalnya berupa biaya paket travelling
tidak termasuk biaya makan.

 

2.      METODE

 

Pemilihan responden pada
penulisan ini didasarkan kepada orang – orang yang memang dianggap sebagai
pakar atau orang yang ahli dibidangnya dan dapat menjelaskan apa yang kita
inginkan sehingga dapat memudahkan penulis untuk mendapatkan situasi sosial
yang diteliti ini.

Pemilihan responden juga
dilakukan berdasarkan orang – orang yang memang suka travelling. Alasan lainnya yaitu dengan memilih orang yang memang
sudah terjun ke dunia tourism business dan
menjadi pakar dalam hal tourism business dan
travelling.

Data yang sudah diperoleh oleh
penulis akan dikumpulkan dan akan diperiksa kembali apakah data itu sudah cukup
untuk penulisan ini atau belum. Pemilihan responden ditentukan atas dasar bahwa
mereka dianggap oleh penulis mampu membantu penulis dalam tema pembahasan ini.

Bahan dan Alat yang digunakan
dalam penulisan ini mengenai membangun tourism
business adalah seperti Strategi Promosi yang dilakukan dalam bisnis tour and travelling ini menggunakan
kekuatan media online seperti website, media sosial ( Instagram, Facebook, Line
). Karena diera digital sekarang orang – orang memang lebih sering menggunakan
media online dibandingkan menggunakan media kontemporer, maka dari itu sangat
efektif bila kita melakukan strategi promosi melalui media online.

Komunikasi merupakan cara kita
berinteraksi dengan orang lain, dengan memanfaatkan kekuatan komunikasi melalui
media sosial untuk berinteraksi langsung dengan konsumen adalah pilihan yang
tepat agar proses penyampaian informasi dari Customer Service kepada Konsumen
lebih efektif dan rinci mengenai jasa tour
and travelling perusahaan kita.

 

Dalam tulisan ini penulis
menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Menurut Dr. Elvinaro
Ardianto dalam bukunya Metode Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan
Kualitatif, yang mana metode ini menitikberatkan pada observasi dan suasana
alamiah.

Pendekatan deskriptif
menggambarkan dan menganalisis data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan
data berdasarkan fakta.

 

Teknik pengumpulan data merupakan
langkah yang harus dilakukan dalam penulisan tulisan, esay, dan penelitian
karena data yang dimiliki harus bisa dipertanggungjawabkan dan valid.

Penulis menggunakan beberapa
macam teknik pengumpulan data selama proses penulisan ini berlangsung , antara
lain seperti Studi Pustaka yang dimana penulis mencari data untuk penulisan
ini, antara lain seperti mencari referensi berupa buku, jurnal, karya tulis
ilmiah yang berkaitan dengan tema penulisan ini yaitu tentang tourism business , strategi promosi, dan
lain – lain, dan Internet Searching untuk
mengumpulkan informasi berupa data yang berkaitan dengan penulisan secara
online dan mencari data yang memang tidak tertera didalam buku.

Adapun studi lapangan yang
penulis lakukan antara lain seperti wawancara kepada beberapa sumber untuk
memperoleh data atau informasi yang diperlukan secara akurat dan relevan,
penulis melakukan wawancara kepada narasumber yang dianggap mampu memberikan
data kepada penulis dan melakukan observasi non partisipan pada pengumpulan
data dimana penulis mengamati secara mendalam tanpa terlibat langsung dengan
permasalahan yang diangkat.

 

Data
yang diperoleh oleh penulis dari lapangan dianalisis dengan tahap – tahap seperti
pengumpulan data yang sudah diperoleh selanjutnya akan disusun dalam bentuk
tulisan yang berisikan serangkaian informasi mengenai tema yang penulis angkat
yang kemudian akan direduksi data tersebut, yaitu pengumpulan data terhadap
informasi penting terkait dengan pembahasan atau tema yang diangkat, setelah
data direduksi barulah dilakukan penarikan kesimpulan berdasarkan susunan
tulisan yang telah disusun sehingga akan menjabarkan hasil analisis dari data
yang didapatkan. Dan akhirnya data tersebut dievaluasi yaitu melakukan
verifikasi hasil analisis data dari berbagai sumber, tinjauan pustaka,
responden yang didasarkan pada kesimpulan. Tahap ini berguna untuk mengurangi
kesalahan interpretasi dari hasil seluruh data yang dapat mengaburkan persoalan
sebenarnya dari fokus tema yang diangkat.

 

3.      HASIL
DAN PEMBAHASAN

Dalam menjalankan tourism business para pelaku usaha
tersebut tentu akan menemukan banyak sekali jasa – jasa tour and travelling yang memang sudah berdiri sejak lama, adapula
jasa tour and travell yang memang
baru dibangun atau masih merintis. Namun itu tidak menjamin bahwa jasa tour and travell tersebut memang lebih
menjanjikan dibandingkan yang lain.

Salah satu cara untuk menggaet
konsumen agar menggunakan jasa tour and
travelling perusahaan kita yaitu dengan berinovasi dengan mengikuti perkembangan
dan tren masa kini dan tentu dengan ide yang berbeda dengan perusahaan lain. Memanfaatkan
Daerah Sukabumi untuk Building Tourism
Business Sukabumi merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Barat yang
memang memiliki banyak destinasi – destinasi wisata yang sangat indah. Dengan
melihat potensi – potensi yang ada didaerah Sukabumi itu bisa dimanfaatkan oleh
kita untuk membuat bisnis jasa tour and
travelling.

Karena dizaman sekarang bisnis tour and travelling memang banyak
diminati oleh orang – orang.Rencana
Building Tourism Business Dalam
membangun usaha baru tentu harus ada business
plan atau rencana bisnis seperti merekrut SDM yang memang berpengalaman
dibidang jasa tour and travelling,
dan melakukan analisis SWOT (Strength,
Weakness, Opportunity, Thread) untuk melihat seberapa besar peluang kita
untuk membuat jasa tour and travelling
didaerah Sukabumi. Tentu hambatan Building
Tourism Business Dalam membangun usaha baru tentu hambatan – hambatan unuk
menjalankan bisnis tersebut banyak, apalagi jika usaha yang kita lakoni itu
memang ramai dilakukan oleh banyak orang seperti jasa tour and travelling. Mulai dari pesaing – pesaing yang memang sudah
berdiri sejak lama di bidang jasa tour
and travelling, kurangnya minat konsumen kepada jasa tour and travelling perusahaan kita karena memang jasa tour and travelling perusahaan kita
belum memiliki nama baik dimata publik, hingga tidak punya nya relasi untuk
diajak kerjasama dalam bisnis jasa tour
and travelling.

Usaha dibidang jasa tour and travelling memang sedang marak
dijalankan oleh banyak orang karena bisnis jasa tour and travell memang penghasilan yang diraup dari bisnis tour and travelling memang cukup besar. Selain
itu bisnis ini juga turut membantu suatu negara dengan cara dengan mendapatkan
penghasilan dari turis yang datang ke suatu negara untuk pergi berlibur
menggunakan jasa tour and travelling yang
ada di suatu negara tersebut. Dengan menjalankan bisnis tour and travelling pun membantu kita untuk memiliki banyak relasi
diberbagai tempat yang bisa dijadikan partner berusaha maupun untuk mendapatkan
konsumen dari berbagai tempat. Adapun beberapa hal yang memang harus dilakukan
sebelum memulai suatu bisnis travel, seperti Memahami jenis jasa tour and travelling itu sendiri, karena
jika kita tidak memahami betul tentang usaha yang kita jalani maka usaha jasa tour and travelling itu tidak akan
berjalan dengan baik.

Membuat website dengan sekreatif
dan menarik mungkin sehingga calon konsumen yang membuka website dan melihat
profile perusahaan travel kita yakin dan tertarik untuk menggunakan jasa travel
perusahaan kita. Kredibelitas suatu perusahaan bisa dilihat dari seberapa bagusnya
tampilan website dan profile perusahaan kita, tentu didalam website tersebut
disediakan kolom komentar agar para calon konsumen bisa langsung berinteraksi
dengan pihak jasa tour and travelling.

Memaparkan secara rinci dan
detail mengenai destinasi wisata yang ditawarkan perusahaan kita kepada calon
konsumen. Tentu ini akan menjadi nilai plus bagi perusahaan jasa tour and travelling  kita untuk bisa berbisnis dengan baik. Karena
jika tujuan destinasi tidak dijelaskan maka para calon konsumen pun akan ragu
menggunakan jasa tour and travelling
kita. Dengan menambahkan paket liburan didalam jasa tour and travelling tentu bisa dijadikan sebagai alternatif bagi
para calon konsumen untuk memilih seberapa lama ia ingin liburan ke destinasi
yang disediakan oleh jasa tour and
travelling perusahaan, paket tour
ada berbagai macam seperti paket perorangan, paket dua orang atau lebih dan
sebagainya.

Melakukan strategi promosi dengan
mempromosikan jasa tour and travelling
kita kepada publik dengan memanfaatkan sosial media seperti instagram, line,
facebook, dan forum – forum seperti kaskus dan lain – lain karena orang – orang
zaman sekarang lebih sering membuka sosial media daripada menonton tv, media
sosial digunakan agar jasa tour and
travelling kita bisa cepat dikenal oleh banyak publik yang didalamnya
berisikan konten berupa informasi – informasi mengenai jasa tour and travelling kita , ada destinasi
apa saja didalamnya, berapa biaya yang harus dikeluarkan calon konsumen untuk
pergi ke destinasi yang diinginkan nya menggunakan jasa tour and travelling kita, bagaimana cara menghubungi jasa tour and travelling kita dan cara
pemesanan jika ada yang ingin menggunakan jasa tour and travelling kita, hal itu akan membantu kita untuk menarik
pelanggan karena informasi yang rinci yang ada didalamnya.

Mempunyai relasi yang cukup
banyak sehingga itu akan memudahkan kita untuk melakukan bisnis jasa tour and travelling , karena dengan
adanya relasi tentu itu akan membantu kita dalam berbagai hal seperti
pembokingan penginapan di destinasi wisata, penyewaan alat transportasi, hingga
dijadikan sebagai acuan bagi kita untuk membangun tourism business yang berbeda dan tentu lebih baik daripada jasa tour and travelling yang lain.

Ciri khas suatu perusahaan itu
tentu diperlukan dalam membangun tourism
business ini. Karena pada dasarnya usaha jasa tour and travelling ini sudah banyak dan itu tentu akan menjadi
hambatan bagi kita jika kita sebagai jasa tour
and travelling tidak bisa menyajikan destinasi – destinasi yang unik dan
berbeda, dan juga karena kita merupakan jasa tour and travelling baru maka ke khasan dari jasa tour and travelling kita diperlukan
seperti menyediakan paket liburan ke destinasi yang tidak terlalu diketahui
banyak orang seperti di Sukabumi.

Memanfaatkan media online seperti
website dan media sosial (Instagram, Line, Facebook) sebagai sarana komunikasi
dengan pelanggan terkait dengan informasi – informasi mengenai jasa tour and travelling kita.

 

4.      KESIMPULAN

Di era sekarang ini orang – orang
sering berpergian ke berbagai tempat dengan tujuan untuk berlibur,melihat
fenomena tersebut orang – orang kemudian membuka  jenis usaha yaitu jasa tour and travelling karena melihat banyaknya orang yang pergi
berlibur ke berbagai tempat. Banyak sekali orang yang sudah membuka usaha
dibidang jasa tour and travelling sejak
lama dengan menyajikan destinasi – destinasi yang memang sudah dikenal oleh
banyak orang. Namun ada juga sebagian orang yang memang baru merinstis bisnis di
bidang jasa tour and travelling. Tentu
dalam membuat suatu usaha baru diperlukan persiapan yang matang sebelum memulai
bisnis.

Dalam memulai bisnis baru harus
ada juga perencanaan bisnis, misalnya dengan melihat potensi – potensi suatu
daerah yang bisa dijadikan sebagai destinasi dari jasa tour and travelling bisa menjadi modal untuk membuka jasa tour and travelling.

Tentu ada beberapa hal yang
memang harus dilakukan untuk membuka bisnis seperti merekrut SDM yang memang
sudah berpengalaman dibidang jasa tour
and travelling dan melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness,
Opportunity, Thread) untuk melihat seberapa besar peluang untuk membuka bisnis
didaerah tersebut. Setelah analisis SWOT dilakukan dan memahami bisnis jasa tour and travelling manfaatkan media
online untuk membuat website resmi perusahaan dan digunakan sebagai media
informasi mengenai jasa tour and
travelling kita mulai dari informasi perusahaan, tujuan destinasi, biaya
yang harus dikeluarkan oleh calon konsumen , jenis alat transportasi yang
digunakan oleh jasa tour and travelling
perusahaan dan paket – paket liburan yang tersedia didalamnya itu menjadi
faktor yang mempengaruhi minat konsumen menggunakan jasa tour and travelling perusahaan kita.

Selain itu manfaatkan juga media
sosial sebagai sarana promosi dari jasa tour
and travelling perusahaan kita kepada publik karena di era digital sekarang
orang – orang lebih tertarik melihat media sosial. Maka dari itu penggunaan
media sosial sebagai sarana promosi merupakan salah satu pilihan yang tepat
untuk dilakukan di era sekarang ini.

Tentu suatu perusahaan jasa tour and travelling yang baru muncul
memiliki hambatan seperti para kompetitor yang memang sudah terjun ke pasar
sejak lama, maka dari itu jasa tour and
travelling memerlukan semacam ciri khas yang dijadikan sebagai identitas
perusahaan karena itu akan menjadi nilai tambah dalam penjualan seperti
menyediakan jasa tour and travelling.

 

 

5.      REFERENSI

 

Lee, Char J.
McLennan.

            Learning through a cluster       approach: Lesson from the      implementation of six Australian tourism business          sustainability programs.Journal            of Cleaner Production,             Volume 111, Part B, 16         January 2016, Pp. 348 – 357

Nicula, Virgil. Popsa
Roxana Elena.

Business Tourism Market
Developments. Procedia Economics and    Finance,
Volume 16, 2014, pp.       703 – 712

George, A. Assaf.
Mike Tsionas

The estimation and
decomposition of tourism productivity. Tourism Management, Volume 65, April
2017, pp. 131 – 142

Martinez Roman,
Juan A. Tamayo,     Juan A. Gamero,
Javier.          E, Romero Jose. Innovativeness
and Business performances in tourism SMEs. Annals of Tourism Research, Volume
54, September 2015, Pp. 118 – 135

Novitasari, Citra
Ayu. Nugraha, Panca

Tren Bisnis Tour Ke
Tiongkok Volume           1, No 2 (2017)